Teknik Trading Forex Menggunakan Dua Time Frame Berbeda Yang Dirahasiakan

Materi belajar forex ini jarang sekali dibahas karena untuk sebagian trader teknik trading forex menggunakan beberapa time frame secara bersamaan dapat membingungkan. Namun, jika Anda mampu memahami materi pelajaran forex ini keuntungan Anda dapat berlipat ganda.

Karena dengan menerapkan strategi trading forex menggunakan beberapa time frame, Anda akan dengan sangat gamblang menganalisa pergerakan tren saat ini, beberapa jam kedepan, bahkan beberapa minggu kedepan.

Traders, kita semua tahu bahwa pada masing-masing pasangan mata uang terus-menerus mengalami perubahan setiap saat, mulai menitan hingga bulanan. Anda dapat mengetahui pergerakan harga tersebut di dalam chart.

 

Ingat, semua mata uang pada chart bergerak pada setiap time frame secara bersama-sama.

 

Perlu disadari bahwa harga yang bergerak bersama-sama di setiap frame tersebut dapat Anda jadikan patokan untuk mengetahui perbedaan harga pada masing-masing time frame tersebut. Perbedaan inilah yang menguntungkan pedagang dalam melakukan analisanya.

Anda dapat menggabungkan beberapa time frame dalam mengoptimalkan entry untuk memastikan semua time frame selaras pada trend saat ini.

[ads1]

 

Contoh Trading Menggunakan Dua Time Frame Berbeda

Misalnya Anda menggunakan time frame D1 atau h4 untuk mencoba analisa. Ketika menggunakan time frame tersebut kita dapatkan informasi mengenai pergerakan trend secara keseluruhan dalam beberapa waktu 4 jam.

Dengan mengetahui time frame besar, Anda dapat memanfaatkan time frame kecil untuk mulai mencari titik yang tepat untuk entry sesuai arah trend di time frame besar.

Pada grafik di bawah ini Anda akan melihat tampilan grafik EUR/USD pada bulan Februari. Pada pair ini trend telah menembus trendline di daerah support dengan harga turun lebih rendah dari harga sebelumnya.

Selain itu, titik jenuh Stochastic telah berada di bawah 20 dengan garis K lebih cepat di bawah garis D yang lambat. Berdasarkan pada indikator stochastic, Anda tahu perdagangan lebih dominan untuk [highlight color=”red”]bearish[/highlight].

belajar trading forex menggunakan dua time frame berbeda

 

Jadi sekarang Anda sudah mengetahui perdagangan pada EUR/USD dengan trend tetap turun. Setelah kita mengetahuinya, maka fokus pada perdagangan adalah menunggu moment-moment yang tepat untuk entry sell.

Pada gambar time frame h4  di bawah ini menunjukkan bagaimana pasangan mata uang kembali melakukan down trend. Saat stochastic telah  berada di daerah 80 maka Anda siap-siap untuk entry.

 

Belajar trading forex menggunakan dua time frame

 

Karena Anda sudah fokus pada time frame ke h4, maka Anda tidak perlu melihat time frame lainnya setelah Anda sudah mengetahui arah trend yang akan digunakan sebagai dasar entry. Dasar ini digunakan supaya Anda tidak merasa bingung jika time frame lainnya sedikit berbeda.

Intinya, ketika Anda sedang melakukan analisa dan menerapkan ke dalam perdagangan maka Anda dapat menggunakan time frame besar sebagai acuan dasar pergerakan trend saat ini.

Sedangkan untuk entry yang akan Anda gunakan, cukup lihat pada time frame kecil untuk mencari titik yang tepat saat open. Sesudah time frame besar dan kecil selaras, Anda dapat melakukan buka posisi.

 

belajar trading forex menggunakan dua time frame