Bagaimana Cara Menggunakan Support Resistance Untuk Trading Forex?

Traders, materi belajar trading forex kali ini kita akan belajar mengenai Support dan Resistance atau sering juga hanya disebut SR. Support dan Resistance ditandai dengan bentuk garis baik itu garis lurus mendatar ataupun garis miring mengikuti pergerakan chart.

Garis Support merupakan suatu batasan yang menghubungkan titik-titik terendah dari harga, sedangkan Garis Resistance merupakan suatu batasan yang menghubungkan titik-titik tertinggi dari harga. Titik-titik terendah maupun tertinggi tersebut berdasarkan terbentuknya sebuah candlestik pada chart.

Pada dasarnya, manfaat menggunakan strategi Support Resistance adalah mampu memberi petunjuk kepada seorang trader mengenai daerah terendah maupun tertinggi yang sulit ditembus harga dalam periode tertentu. Dengan menggunakan Support Resistance, seorang trader juga dapat memberikan gambaran tentang kemungkinan apakah market akan melanjutkan trend atau justru berbalik arah.

 

Pengertian Support

Secara teori, Support adalah tingkat harga di mana permintaan (daya beli) telah cukup kuat untuk mencegah harga turun melewati harga terendah saat itu. Jika harga semakin dekat dengan Support, maka harga dianggap sudah terlalu murah. Pembeli dapat melihat kondisi tersebut dan sepakat untuk mulai melakukan pembelian. Penjual akhirnya kurang merasa yakin karena harga yang dijual sudah terlalu murah dan sudah tidak cocok karena harga ditawar oleh pembeli dengan harga yang sangat murah.

Dalam contoh kasus diatas, permintaan atau pembeli akan berusaha mempertahankan harga untuk kembali naik supaya harga tidak menembus Support.

 

Pengertian Resistance

Resistance adalah tingkat harga di mana penawaran (daya jual) cukup kuat untuk mencegah harga dari kenaikan lebih lanjut. Alasan di balik ini adalah ketika harga semakin dekat dengan Resistance, itu artinya harga sudah dianggap terlalu mahal dan penjual mulai masuk untuk beraksi. Dalam skenario ini, penawaran (penjual) akan mengatasi permintaan (pembeli), yang kemudian mencegah harga menembus batas Resistance.

 

Penggunaan Support Resistance Dalam Trading Forex

Support dan Resistance merupakan salah satu teknik yang paling banyak diikuti analis teknikal di pasar keuangan. Ini adalah metode sederhana untuk menganalisa grafik dengan cepat. Hal ini dapat diketahui dari kemampuan strategi Support dan Resistance untuk menjawab 3 pertanyaan penting di bawah ini:

1. Kapan petunjuk arah trend terjadi
2. Kapan waktu entry dimulai
3. Kapan saatnya keluar dari trading

Tiga item di atas mewakili komponen-komponen penting dalam sebuah rencana trading. Melakukan trading berdasarkan 3 pertanyaan tersebut akan mampu membawa trading Anda berjalan dengan lebih konsisten sesuai rencana.

Nah, bagaimana Support Resistance membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas? Untuk mengilustrasikannya, coba perhatikan grafik berikut ini:

 

Seperti yang Anda lihat pada grafik di atas, Support adalah titik jenuh jual yang berada di bawah. Sedangkan Resistance merupakan titik jenuh beli yang berada di bagian atas harga karena sudah dianggap mahal.

Bayangkan saja seperti ini, Anda melihat sebuah ruangan maka yang menjadi Support adalah lantainya, sedangkan sebagai Resistance adalah plafon atau atapnya.  Dalam trading forex, biasanya jika harga menembus Resistance atau atap ruangan tadi, artinya harga diprediksi akan terus bergerak naik awan. Sebaliknya jika menembus Support atau lantai ruangan tadi, dapat diartikan harga diprediksikan akan terus bergerak turun menuju inti bumi.

Keterangan di atas telah menjawab pertanyaan pertama. Lalu bagaimana dengan pertanyaan kedua? Kapan seorang trader sebaiknya membuka posisi entri.

Tentu saja Anda bisa bersiap-siap entri saat harga sudah bergerak di dekat Support atau Resistance. Untuk lebih memastikan, Anda bisa menunggu hingga bounce atau break harga terkonfirmasi sebelum membuka posisi. Konfirmasi ini bisa menggunakan metode price action atau dengan melihat sinyal dari indikator tertentu.

Sementara untuk mencari posisi close terbaik, Anda bisa mengandalkan Support atau Resistance berikutnya sebagai level stop loss atau take profit potensial. Atau jika ingin melakukan close posisi secara manual, Anda bisa memantau harga dan bersiap keluar saat harga sudah mendekati Support atau Resistance berikutnya.

Demikian akhir dari pelajaran trading forex kita kali ini. Hal penting yang perlu Anda ketahui dalam menggunakan teknik ini adalah semakin tinggi timeframe yang digunakan, semakin akurat level support dan Resistance-nya. Dengan kata lain, level Support dan Resistance yang tercermin pada grafik D1 akan lebih dapat diandalkan daripada yang muncul pada grafik H1.