Analisa Teknikal EUR/USD 6 Juli 2016 – Euro Berada di Zona Reversal

Pada hari Selasa kurs euro ditutup turun terhadap dolar Amerika. Anjloknya nilai pound ke titik terendah sejak 31 tahun terakhir telah meningkatkan jumlah permintaan atas aset-aset safe haven, yakni yen Jepang dan obligasi-obligasi pemerintah AS. Pada penutupan perdagangan hariannya, euro diperdagangkan di level 1.1062. Kurs euro/dolar pun jatuh ke level tahun 1985.

Prediksi Hari Ini:

Di Asia kurs pound/dolar turun ke 1.2791. Usai turun 4%, kurs mencoba mencari perlindungan di area 1.28. Pada pukul 04:35 GMT pound diperdagangkan di level 1.2882. Sementara dari jadwal pengumuman ekonomi pada hari Rabu ini akan ada rilis notulen rapat the Fed AS, yang dijadwalkan pada pukul 18:00 GMT. Selanjutnya, konsentrasi dapat dialihkan ke laporan pasar tenaga kerja AS untuk bulan Juni. Laporan ini akan dirilis pada hari Jumat pukul 12:30 GMT.

Pada hari Rabu ini saya menantikan pembentukan pola V pada pasangan euro/dolar dengan titik minimum 1.1028, atau bahkan bisa lebih rendah lagi. Di sini perlu mengikuti dinamika cross euro/pound. Jika cross ini memulai fase koreksi, maka pound akan berada dalam posisi yang menguntungkan dan akan memulai pergerakan korektif pasca penurunannya kemarin. Level resistance berada di 1.1088.
Berita Hari Ini:

  • Pukul 08:10 GMT: rilis indeks manajer pembelian di sektor ritel untuk bulan Juni di UE.
  • Pukul 10:30 GMT: pidato anggota Dewan ECB, Peter Praet.
  • Pukul 12:30 GMT: rilis data neraca perdagangan bulan Mei di Kanada dan AS. Pidato Wakil Presiden ECB, Vitor Constancio.
  • Pukul 13:45 GMT: rilis indeks IMP di sektor jasa untuk bulan Juni di AS.
  • Pukul 14:00 GMT: rilis indeks IMP non-manufaktur bulan Juni di AS dari ISM.
  • Pukul 15:00 GMT: pidato anggota Dewan ECB, Yves Mersch.
  • Pukul 18:00 GMT: rilis notulen rapat the Fed AS.

Analisis Teknikal:

Prediksi intraday: minimum – 1.1028, maksimum – 1.1065, penutupan – 1.1052.

Garis keseimbangan lb tidak sanggup menopang kurs euro. Pada latar penguatan dolar AS, kurs euro turun ke 1.1035, termasuk hari ini.

Harga berada di zona antara 112 dan 135 drjt. Zona ini yang tak lain adalah zona reversal, oleh sebab itu dari 135 drjt, harga diperkirakan akan rebound. Sebenarnya bisa juga mengabaikan penurunan ke 1.1027, tapi cross euro/pound telah memulai koreksi.

Jika kesimpulan saya benar, maka cross akan menekan euro kala berpasangan dengan dolar. Di sini, para pembeli harus menarik diri karena buyout euro berisiko tinggi menjelang rilis laporan NFP. Selain itu, kurs juga didukung oleh titik terendahnya per 30 Juni.

 Sumber: alpari-forex.com